Ini Profil Salah Satu Peserta Magang LPK Gunamandiri, Kak Gea

Profil Kak Gea, Salah Satu Peserta Magang LPK Gunamandiri yang Sudah Berangkat ke Jepang

Profil Kak Gea

Peserta magang LPK Gunamandiri

Kak Gea
(sumber: dokumentasi pribadi)

Kak Gea Sandri Tetania, biasa dipanggil Gea, berasal dari Sragen, Jawa Tengah. Perjalanan Kak Gea bermula dari pengisian form di website LPK Gunamandiri pada tanggal 11 Februari 2025, setelah beberapa kali berhalangan hadir ketika mendapat ajakan seminar dari MinGM, Kak Gea akhirnya mengikuti seminar penjelasan program kerja magang ke Jepang untuk pemula di tanggal 18 Maret 2025. Seselesainya seminar, di tanggal 19 Maret 2025 kak Gea langsung mengikuti tes asesmen secara online dan dinyatakan lulus dengan hasil ‘direkomendasikan’.

Setelah proses pembayaran awal dan mengikuti medical check-up (MCU), kak Gea masuk menjadi peserta LPK Gunamandiri di tanggal 29 April 2025, tepatnya di kelas P12. Di tanggal 29 Juli 2025, tepat 3 bulan kak Gea belajar bahasa Jepang di LPK Gunamandiri, kak Gea mengikuti interview perusahaan Jepang bidang Pengolahan Makanan dengan nomor kandidat 14 dan berhasil lulus.
Kelulusan kak Gea di interview mengantarkan kak Gea menjadi salah satu siswi kelas B195 untuk kelas persiapan pemberangkatan yang dimulai pada tanggal 26 Agustus 2025. Setelah proses pengurusan dokumen selesai, kak Gea akhirnya berangkat ke Jepang, tepatnya wilayah Chugoku, pada tanggal 28 Januari 2026 kemarin. MinGM pernah mewawancarai kak Gea di hari kelulusannya interview dengan perusahaan Jepang. Percakapan kami saat itu bisa kamu simak di artikel blog ini ya, minasan!

Pengalaman Kak Gea Belajar di LPK Gunamandiri

LPK Gunamandiri (GM): Kakak tahu LPK Gunamandiri dari mana kak? Bisa ceritakan sedikit proses sampai kakak menjadi peserta magang di LPK Gunamandiri?

Kak Gea (G): Saya tahu LPK Gunamandiri dari website Kemnaker ya, saya kan mencari LPK yang sudah SO, memang tujuannya gitu. Terus mulai dicari tahu lagi itu dari instagram gitu. Proses bisa masuk di P12 itu, saya mendaftar itu kalau tidak salah bulan Maret. Terus akhir April sudah mulai belajar di Pamulang. Terus alhamdulillah hari ini (re: 29 Juli 2025) interview.

GM: Setelah semua prosesnya kan kakak dinyatakan lulus dan akan menjadi peserta magang LPK Gunamandiri, gimana sih perasaannya waktu itu?

G: Rasanya senang sih, terus dari rekrutmennya kan kasih pilihan untuk mau masuk di bulan Mei atau bulan April, gitu. Terus kalau saya kan tidak menunda-nunda, jadi saya memilihnya untuk yang bulan April.

GM: Gimana nih kesan kakak tentang pelatihan di LPK Gunamandiri ini?

G: Menurut saya pembelajaran di Gunamandiri ini termasuk cepat ya. Jadi saya tuh setiap hari menyelesaikan satu bab. Awal-awal agak keteteran, gitu. Tapi semakin lama, udah semakin terbiasa, jadi sudah bisa manajemen waktunya.

GM: Pelajaran apa nih yang paling disukai selama belajar di LPK Gunamandiri?

G: Saya paling suka di minna (re: Minna no Nihongo, buku teks pembelajaran bahasa Jepang) satu yang ~ています (te-imasu; re:salah satu pola kalimat di Bahasa Jepang). Kalau dari kanji, kanji bab satu, soalnya ini paling gampang-gampang ya. Terus setelah, setelah itu kan udah mulai banyak stroke-nya (re: guratan/goresan), jadi agak susah buat diingatnya, gitu sih.

GM: Apa huruf kanji atau kotoba (re: kata) yang paling kamu suka?

G: Kanji 水(mizu; re:air), soalnya kanjinya itu menurut saya cantik sih, terus penulisannya juga simple gitu.

Pengalaman Kak Gea Interview dengan Perusahaan Jepang

GM: Apa aja persiapan kakak untuk interview dengan perusahaan Jepang?

G: Kaiwa renshuu dengan teman sekamar dan juga mencari tahu, research tentang perusahaan dan juga penempatan yang akan saya dapatkan.

GM: Gimana sih kesan interview dengan orang Jepang langsung?

G: Deg-degan banget, tadi saya sampai gemeteran sebadan-badan, kaki sama tangan juga, tapi ternyata orang Jepang ini ramah gitu lho. Nggak semenakutkan yang saya bayangkan gitu. Terus pertanyaannya alhamdulillah, ada yang udah saya siap-siapkan gitu.

*)MinGM juga bertanya kepada kak Gea sebelum masuk ke ruang interview tentang perasaannya, ini jawaban kak Gea: “Sangat deg-deg an soalnya ini pertama kali mensetsu (re: interview), tapi saya akan berusaha baik.”

GM: Kalau kesan yang didapatkan dari orang Jepangnya sendiri itu kayak gimana sih kak?

G: Dari pihak kaisha-nya (re: perusahaan), menurut saya, dia baik hati gitu sih. Tadi kan saya sering salah ngomong gitu, terus dimaklumi. Temen-temen juga ada yang salah ngomong, itu dimaklumin sih.

GM: Hal apa sih yang paling berkesan saat interview?

G: Yang paling berkesan ya itu sih, ngobrol sama orang Jepang itu. Interview sama orang Jepangnya di hari ini.

GM: Perasaan saat nomor kamu dipanggil sebagai salah satu kandidat yang lolos interview?

G: Bingung, kaget, terus agak nggak nyangka, soalnya tadi kan dari sensei (re: pengajar; konteks di sini: staf rekrutmen) bilang sebisa mungkin pakai bahasa Jepang, tapi tadi itu saya nggak pakai bahasa Jepang karena takut salah, gitu. Sebenarnya kan salah juga nggak apa-apa asalkan mau mencoba, gitu. Tapi tadi saya nggak pakai bahasa Jepang sama sekali. Terus ternyata alhamdulillahnya lolos. Kaget, bingung aja sih.

Kak Gea (yang diberi panah merah) sewaktu pengumuman kelulusan interview bersama dengan kandidat lain

Kak Gea (yang diberi panah merah) Sewaktu Pengumuman Kelulusan Interview Bersama dengan Kandidat Lain
(sumber: dokumentasi pribadi)

Motivasi dan Rencana Kak Gea

GM: Apa sih motivasi kakak ingin kerja ke Jepang?

G: Motivasi saya untuk menabung, terus kalau bisa nanti untuk melanjutkan kuliah lagi, gitu. Dan juga membantu ibu nanti.

GM: Apa pelajaran / hal yang ingin kakak adopsi dan terapkan dari Jepang di Indonesia?

G: Saya ingin mempelajari kedisiplinannya orang Jepang, mereka kan selalu tepat waktu, terus bergerak cepat. Kalau di Indonesia kan slow living banget gitu loh. Apalagi saya dari Solo, Sragen sih, tapi dekat sama Solo, itu orangnya kan sangat slow living, santai gitu. Jadi ingin mempelajari budaya mereka yang bergerak cepat, terus kerjanya satset gitu.

GM: Target apa sih yang ingin dicapai selama atau setelah nanti kakak 3 tahun magang di Jepang?

G: Insya Allah ingin mengambil bisa sampai N3 gitu. Terus nanti setelah 3 tahun, kedepannya kan saya ingin melanjutkan (ke) TG 1, gitu. Jadi menurut saya, N3 tuh harusnya bisa sih untuk tiga tahun bekerja di Jepang. Harus ada tabungan, terus ingin ke konser-konser gitu.

Pesan dan Sepatah Kata dari Kak Gea

Pesan dari kak Gea saat diwawancarai setelah lulus interview perusahaan:
“Yang mau ke Jepang, ke Gunamandiri aja!”

Saat keberangkatan ke Jepang di tanggal 28 Januari 2026, MinGM juga sedikit meminta sepatah dua patah kata dari para peserta keberangkatan, termasuk kak Gea. Ini kata kak Gea yang diucapkan dengan bahasa Jepang!

今日は日本に出発する予定です。ちょっと緊張ですが、楽しみです。先生方はわかるやすく教えていただきました。前は日本語が全然話せませんでしたが、今は少し話せるようになりました。
(Hari ini saya akan berangkat ke Jepang. Saya agak gugup, namun saya sangat menanti-nantikannya. Para sensei mengajar dengan mudah dimengerti. Sebelumnya saya sama sekali tidak bisa berbicara Bahasa Jepang, namun sekarang saya jadi bisa berbahasa Jepang.)

Kak Gea sewaktu hari keberangkatan ke Jepang

Kak Gea Sewaktu Hari Keberangkatan ke Jepang (sumber: dokumentasi pribadi)